Maulid Nabi Dengan Tradisi "Braya'an" Yang Brutal

 

Surabaya - Bagi umat muslim, setiap tahun pasti merayakan hari besar islam yaitu Kelahiran Nabi Muhammad SAW atau yang biasa dikenal dengan maulid nabi SAW yang jatuh pada hari Kamis, 27 September 2023 atau 12 Rabi'ul Awal 1444 H. 
Cara memeriahkan di setiap daerah itu hampir sama, namun di Desa Pagesangan, KecamatanJambangan, Surabaya dimeriahkan dengan brutal. Pada awal acara hingga pertengahan masih berjalan dengan lancar, tetapi pada penghujung acara, terjadi sedikit kericuhan pada saat tradisi "Brayakan", dikarenakan seorang ibu yang merebut dengan brutal sehingga orang-orang di sampingnya jatuh dan bahkan tertindih. Oleh karena itu, penanggung jawab acara dan ketua panitia segera melerai dan meluruskan hingga akhir acara berjalan lancar. "Dengan adanya kejadian ini, bisa menjadi pelajaran bagi warga desa dan mengevaluasi lagi agar acara-acara kedepannya bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada kericuhan" Ucap Sutrisno selaku ketua panitia. 
Nabi Muhammad SAW adalah lambang kesempurnaan. Dia adalah panutan yang dipilih untuk kita oleh Allah dan kita harus mengikuti sunahnya untuk menuntun gaya hidup ideal yang tidak hanya didefinisikan kepada kita oleh agama, tetapi juga bermanfaat bagi semua umat. 
Salah satu nilai terpenting dari Nabi kita SAW adalah bahwa beliau adalah nabi yang terakhir dari semua Nabi AS dan tidak ada Nabi setelah beliau. Muhammad SAW akan tetap menjadi Nabi bagi seluruh umat manusia hingga hari akhir.

Komentar

Postingan Populer