cerita horor kosan mahasiswa part 1
Hallo sobat zestify. Pada episode kali ini kita akan membahas sesuatu yang berbeda dari minggu lalu, kali ini saya akan membagikan sedikit cerita tentang salah satu cerita horor yang pernah dialami salah satu sobat zestify kita nih. Kamar kos memang sudah sepatutnya memiliki cerita tersendiri bagi penghuninnya. Kisah horor atau mistis juga menjadi salah satu pelengkap dari cerita- cerita tersebut. Langsung saja yuk kita simak pengalaman mistis yang akan saya ceritakan kali ini.
Pengalaman misterius ini dialami langsung oleh salah satu mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di kos nya yang berada di daerah ketintang. untuk detail alamat kos sengaja akan saya samarkan atas permintaan sang narasumber.
Hai, namaku Aldixon atau biasa dipanggil Dixon. Aku merupakan salah satu mahasiswa semester satu aktif di Universitas Negeri Surabaya. Dikarenakan aku berasal dari luar kota maka aku memilih untuk tinggal di kos yang dekat dengan kampus untuk memudahkan perjalanan serta menghemat ongkos.
Di kosan ini terdapat tiga penghuni dan satu satpam yang setiap harinya akan menjaga tempat kosan ku. Aku berbagi kamar dengan salah satu temanku yang juga berkuliah di Univ yang sama denganku, hanya saja kita berasal dari prodi yang berbeda. Awalnya tidak ada yang aneh dengan tempat ini. Suasana nya pun masih terbilang nyaman, apalagi kamar kos ku yang berada di lantai ke dua.
Suatu hari ada tiga temanku yang datang berkunjung ke kosan ku berniat untuk mengerjakan tugas kelompok, dua cewe dan satu cowo, kita sebut saja si A,B, dan juga C. Si A dan B ini cewe sedangkan yang C ini cowo. Pada saat itu kebetulan teman sekamarku sedang ada kelas, sehingga tidak ada seorang pun di kosan selain aku. Jadi total ada empat orang termasuk aku sendiri yang pada saat itu ada di kos.
Singkat cerita, si A ini izin mau numpang ke toilet, dikarenakan si A ini orangnya agak sedikit penakut dan juga posisi toilet ada di lantai satu, si A meminta salah satu temannya si B yang sama- sama cewe untuk pergi menemaninnya ke toilet. Akhirnya mereka berdua turun lah ke bawah. Beberapa saat kemudian si B ini tiba-tiba udah balik tapi dia sendirian. Nah, pas aku tanyain "loh si A mana? wah lu tinggalin ya dia?? parahsii" si B hanya tertawa kecil sambil bilang "iya aku tinggalin dah biarin, toh juga ga bakal ada apa-apa." si B ini emang orang nya agak jail, jadi kubiarin aja pas liat dia ninggal si A dibawah.
Awalnya si A ini lama banget di toilet, gatau ngapain. Tapi setelah beberapa waktu si A akhirnya balik, tapi dia biasa aja gaada marah- marah. Bingung dong kita, soalnya kan dari awal aku bilang si A ini orangnya penakut tapi malah dijailin dengan cara ditinggal sama si B pas dia minta tungguin di toilet. Akhirnya aku tanya si A "eh, lu gak marah apa? si B tadi ninggalin lu sendirian di toilet". Tapi anehnya si A malah kelihatan kebingungan, kemudian dia menjawab "ha ngomong apasi, wong daritadi si B ada nemenin di bawah terus kok, yakan B?". Aku dan juga si B dan C yang daritadi ada di kamar ikut kebingungan dengan jawaban si A itu. Kemudian si B menjawab dengan tertawa "HAHA, iya tadi lu gue tinggalin. Abis lu masuk toilet gue langsung cabut lagi ke atas".
Wajah si A seketika memucat sambil berkata "lah terus yang tadi gua ajak ngobrol diluar kamar mandi siapa an*irr??!? suaranya cewe loh tadi". Awalnya kita bertiga menganggap si A hanya bercanda saat mengatakan itu, tapi setelah melihat lagi wajah panik dan juga kebingungan nya pada saat itu juga kami ber empat tersadar ada sesuatu yang ganjil. Kenapa bisa aku bilang ada sesuatu yang ganjil?. Pertama, jelas- jelas si B ada di kamar bareng sama aku sama si C. Kedua, kosanku ini adalah kosan cowo yang dimana berarti tidak ada penghuni lain selain cowo di kosan ini. Ketiga, pada saat itu keaadan kosan sepi dan si pemilik kos tidak ada di rumah.
Tersadar akan ada nya keganjilan tersebut, kami ber empat yang awalnya ada di depan pintu kamar, langsung tergesa- gesa berlari menuju ke dalam kamar kos ku (karena sebenernya kami berempat sama-sama penakut cuma gengsi aja). Di dalam kamar, si A mulai menangis karena teringat kejadian di kamar mandi tadi. Kemudian kami minta si A untuk menceritakan kronologi kejadian pada saat dia tadi di kamar mandi. Ternyata, tadi pada saat masih di kamar mandi, si A sempat memastikan kalau si B masih menunggu dia di depan kamar mandi dengan cara mengajaknya ngobrol "B masih di depan kan??" teriak si A dari dalam kamar mandi, kemudian ada sebuah suara yang menjawab pertanyaan si A "iya".
Suara tersebut terdengar jelas dari dalam kamar mandi. Jawaban "iya" tersebut sudah membuat si A yakin jikalau si B tadi masih ada dan menemaninya di depan kamar mandi. Setelah kejadian itu kami berempat tetap berusaha berfikir positif dan tidak memikirkan hal aneh- aneh lainnya. Tetapi ternyata hal ganjil tersebut tidak hanya berhenti di situ saja…



Komentar
Posting Komentar